Jl. Al Khairiyah, Mustikajaya, Bekasi +62 811 1914 146 info@alfathambulance.com
struktur pengurus masjid dan tugasnya
Seputar Ambulance

Struktur pengurus masjid memiliki hubungan penting satu sama lain untuk menjalankan tugasnya masing-masing dalam mensejahterakan masjid. Walaupun tugasnya berbeda-beda tetapi tujuannya sama yaitu untuk kemakmuran dari masjid tersebut.

Menjadi pengurus masjid sama dengan ketika kamu bergabung dengan sebuah organisasi, harus menjalankannya penuh dengan profesionalitas. Selain itu kamu juga harus bisa menerapkan ilmu manajemen agar hasilnya maksimal. Berikut struktur kepengurusan masjid beserta tugasnya.

Struktur Pengurus Masjid dan Tanggung Jawabnya

Kepengurusan masjid ini sifatnya fleksibel jadi tergantung pada kebutuhan dari masjid itu sendiri. Jadi antara masjid satu dengan masjid lainnya memiliki pengurus yang berbeda-beda. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai pengurus masjid dan tugasnya.

1. Dewan Pembina (Penasehat Masjid)

Pengurus pertama adalah seorang dewan pembina atau disebut juga dengan penasehat masjid. Adapun untuk tugasnya adalah memberikan arahan dan bimbingan terkait roda kepengurusan masjid agar bisa menjadi lebih baik lagi.

Selain itu tugas lainnya adalah berhak mengadakan rapat sewaktu-waktu yang dihadiri oleh Badan Pengurus Harian masjid (BPH masjid) jika diperlukan. Nantinya BPH masjid bisa meminta nasehat dari dewan pembina ini untuk kemakmuran masjid.

2. Ketua Pengurus Masjid

Susunan pengurus masjid besar yang berikutnya adalah ketua pengurus masjid. Ketua pengurus masjid ini yang paling sering berurusan dengan dewan pembina atau penasehat masjid. Adapun untuk tugas pertamanya adalah bertanggung jawab atas jamaah masjid dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

Laporan pertanggungjawaban tersebut biasanya diberikan setiap akhir tahun saat rapat. Tugas keduanya adalah bertanggung jawab atas semua program kerja yang terlaksana dan tidak terlaksana dengan melakukan pengawasan terhadapat kelancaran jalannya program tersebut.

3. Wakil Ketua

Setelah ketua pengurus masjid, susunan di bawahnya adalah wakil ketua. Wakil ketua ini memiliki tugas yang tidak jauh berbeda dengan ketua pengurus. Tugasnya adalah membantu ketua melakukan pemantauan terhadap program kerja masjid.

Tugas kedua adalah sebagai pengganti jika ketua sedang berhalangan hadir dalam rapat. Adapun tugas selanjutnya adalah menjadi pengarah dan pengawas serta pendorong pengurus lainnya untuk menjalankan tugasnya serta memberikan laporan pertanggungjawaban kepada ketua pengurus masjid.

4. Sekretaris Masjid

Sekreterasi masjid juga termasuk ke dalam salah satu struktur pengurus masjid yang tugasnya berkaitan dengan administrasi masjid. Selain itu sebagai sekretaris, harus membantu pengurus lainnya untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan konsep kesekretariatan.

Tidak hanya mengurus administrasi saja, sekretaris juga bertugas untuk bertanggung jawab atas kelancaran mekanisme dari kerja kepengurusan masjid. Sekretaris juga harus memberikan laporan pertanggungjawaban kepada ketua pengurus masjid.

5. Wakil Sekretaris

Sama seperti ketua, seorang sekretaris juga memiliki wakil yang siap membantu. Wakil sekretaris juga bertugas untuk menggantikan sekretaris jika berhalangan dan mengurus administrasi masjid. Wakil sekretaris juga harus membuat arsip baik berupa foto, kaset, dokumentasi dan surat.

6. Bendahara Masjid

bendahara masjid

Struktur pengurus masjid beserta tugasnya yang berikutnya adalah bendahara masjid. Bendahara masjid bertugas untuk mengelola keuangan masjid serta membuat laporan keuangan secara berkala. Selain itu bendahara masjid juga bertugas untuk mengurus segala bentuk aktivitas keuangan seperti infak, zakat, sedekah dan sebagainya.

Sama seperti sekretaris masjid, bendahara masjid juga bertugas untuk membuat laporan pertanggungjawaban kepada ketua di akhir tahun. Laporan tersebut harus lengkap dan rinci terkait pemasukan dan pengeluaran dana.

7. Seksi Peribadatan dan Pendidikan

Seksi peribadatan dan pendidikan memiliki tugas untuk bertanggung jawab atas peribadatan dan pendidikan yang berjalan dalam masjid. Contoh kegiatannya adalah ceramah ramadhan, kultum pagi, khotbah jumat, pengajian rutin dan sebagainya.

Pengurus ini juga bertanggung jawab terhadap segala bentuk kegiatan pendidikan dan peringatan PHBI di masjid tersebut. Contohnya adalah shalat 5 waktu, shalat tarawih, shalat idul adha dan idul fitri serta melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan.

8. Seksi Lembaga dan Hubungan Masyarakat

Seksi lembaga dan hubungan masyarakat merupakan salah satu struktur pengurus masjid agung yang bertugas untuk mengatur partisipasi masyarakat terhadap program di masjid. Bertanggung jawab atas kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat seperti santunan anak yatim dan fakir miskin.

Selain itu tugasnya adalah bertanggung jawab terhadap lembaga yang ada di lingkungan masjid tersebut. Jadi sebagai seksi humas, harus bisa menjalin hubungan baik dengan lembaga lain agar mudah jika ingin melakukan kegiatan.

9. Seksi Pengembangan Sarana

Seksi berikutnya ini memiliki tugas untuk menjaga fasilitas sarana prasaran dari masjid jika terjadi pengurangan, penambahan atau perbaikan. Jika ada yang mau mengadakan pernikahan dan menyewa aula serta fasilitas di masjid maka seksi ini yang bertanggung jawab.

10. Seksi Pembinaan Wanita

Struktur organisasi masjid agung yang berikutnya adalah seksi pembinaan wanita. Seksi pembinaan wanita memiliki tugas untuk bertanggung jawab terhadap semua bentuk kegiatan yang dilakukan oleh jamaah wanita serta harus mempertanggung jawabkannya pada ketua.

11. Seksi Remaja dan Pemuda Masjid

Untuk seksi yang satu ini memiliki tugas sebagai penanggung jawab terhadap segala kegiatan pengembangan dan pembinaan para remaja masjid. Contoh kegiatannya adalah pengkaderan remaja masjid. Selain itu tugas terakhirnya adalah memberikan laporannya pada ketua.

12. Bidang Kerumahtanggan

Ada juga beberapa masjid yang membentuk bidang kerumahtanggaan. Adapun untuk tupoksinya adalah membantu ketua dalam melakukan kegiatan pemanfaatan, pemeliharaan dan pengembangan masjid. Selain itu bidang ini juga bertugas dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan masjid.

Bidang kerumahtanggaan juga bertugas sebagai pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas di masjid. Bidang ini merupakan bidang yang tidak kalah penting dari seksi lainnya.

Struktur pengurus masjid yang telah dipaparkan di atas itu mungkin berbeda dengan kepengurusan di masjid dekat rumah kamu. Sebelum memutuskan untuk bergabung menjadi pengurus, ada kalanya kamu harus paham dengan tupoksinya.

Jika kamu sedang membutuhkan ambulance untuk keperluan yayasan masjid, Alfath ambulance siap membantu. Hubungi tim kami untuk konsultasikan kebutuhan ambulance medis dan mobil jenazah sesuai spesifikasi yang diinginkan.

Leave a Reply