Jl. Al Khairiyah, Mustikajaya, Bekasi +62 811 1914 146 info@alfathambulance.com

Tandu atau scoop stretcher adalah salah satu alat bantu yang sering digunakan untuk keperluan medis. Meskipun alat ini sangat mudah dijumpai dalam berbagai kesempatan. Namun tidak sedikit orang yang tidak tahu cara penggunaannya.

Mengingat kebanyakan orang hanya melihat penggunaanya saja, tanpa tahu bagaimana cara menggunakannya. Apabila kamu ingin bisa menggunakan alat ini, maka kamu datang pada artikel yang tepat. Akan ada penjelasan penggunaan scoop stretcher, sehingga kamu bisa menggunakan.

Benarkah Scoop Stretcher adalah Tandu?

Istilah penggunaan scoop stretcher adalah tandu mungkin jarang kamu dengar, bahkan baru kali ini kamu mendengar istilah tersebut. Namun perlu kamu ketahui bahwa kedua istilah tersebut sejatinya adalah sama.

Dimana scoop stretcher aluminium atau tandu yang biasa kamu lihat sering digunakan untuk mengevakuasi korban. Penggunaan alat ini sangat diperlukan saat korban tidak bisa berjalan secara mandiri dan membutuhkan bantuan.

Sehingga adanya alat ini akan sangat membantu dalam menjalankan proses pengangkatan. Dari penjelasan tersebut sangat jelas bahwa istilah scoop stretcher adalah tandu.

Fungsi Scoop Stretcher

Setelah mengetahui pengertian scoop stretcher, kamu juga perlu mengetahui fungsi dari penggunaan alat tersebut. Adanya pengetahuan fungsi ini akan lebih memudahkanmu dalam menggunakan. Maka dari itu, ketahui fungsi scoop stretcher sebagai berikut.

1.       Evakuasi Medan Sulit

Pada kondisi tertentu, akan ditemukan medan yang cukup sulit pada saat akan melakukan evakuasi. Kondisi ini sering ditemukan pada kejadian bencana yang menjadikan medan sulit untuk dijangkau. Sedangkan kondisi dari korban tersebut tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri.

Maka, mau tidak mau penggunaan scoop stretcher sangatlah diperlukan. Dimana dengan adanya tandu tersebut akan memudahkan dan mempercepat dalam proses evakuasi.

2.       Evakuasi Korban Sulit Jalan

Tidak hanya digunakan untuk medan yang sulit saja. Penggunaan tandu juga bisa digunakan saat korban yang akan dievakuasi sudah tidak berdaya. Kondisi tersebut tentu tidak memungkinkan jika harus memaksakan korban untuk berjalan sendiri.

Justru keadaan dari korban tersebut akan menjadi lebih parah jika tidak menggunakan tandu. Beberapa kondisi evakuasi korban sulit jalan yang biasa dilakukan adalah korban kecelakaan ataupun orang yang pingsan.

Cara Penggunaan Scoop Stretcher

Informasi penting yang paling ditunggu pada ulasan kali ini adalah mengenai cara penggunaan scoop stretcher. Sebagaimana diketahui bahwa scoop stretcher adalah jenis alat darurat. Maka, untuk penggunaan alat ini juga sangat simpel dan tidak memerlukan waktu yang lama.

Berikut ini adalah panduan lengkap penggunaan tandu agar tidak salah saat memanfaatkannya.

1.       Gunakan Pelindung

Langkah pertama yang harus dilakukan saat akan menggunakan tandu adalah dengan memastikan diri dalam keadaan bersih. Pastikan melakukan cuci tangan terlebih dahulu sebelum mengangkat korban yang akan dievakuasi.

Bahkan akan lebih baik jika menggunakan sarung tangan, jas dan juga masker. Dimana dengan adanya pelindung tersebut akan menjaga pasien dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, orang yang menolong juga tetap dalam keadaan steril jika menggunakan pelindung.

2.       Sesuaikan Panjang Tandu

Jika langkah pertama telah dilakukan, maka proses selanjutnya adalah dengan memastikan bahwa tandu yang akan digunakan telah sesuai. Pastikan panjang atau pendek dari tandu tersebut tidak kurang atau melebihi ukuran korban. Karena kesesuaian ini akan membuat nyaman korban.

Apabila telah menyesuaikan ukurannya, maka jangan lupa untuk membuka kuncinya agar tandu tersebut bisa digunakan. Pisahkan kedua pegangan yang ada agar tandu tersebut bisa digunakan.

3.       Pasang Tandu Skop

Langkah berikutnya adalah dengan memasang tandu skop secara perlahan dan bersamaan. Paling tidak ada dua orang yang melakukan pemasangan agar mudah dalam melakukan pengangkatan. Apabila kondisi pasien atau korban yang akan diangkat memiliki berat badan berlebih.

Maka, cara yang bisa dilakukan adalah dengan memiringkan pasien tersebut terlebih dahulu. Pastikan dalam melakukan proses tersebut kepala dan tulang belakang dalam kondisi satu garis.

4.       Kunci Tandu

Apabila pasien telah masuk dalam tandu, maka proses berikutnya adalah mengunci tandu tersebut. Sebelum melakukan penguncian, pastikan kembali bahwa pasien tersebut tidak terjepit agar pasien merasa nyaman. Selain itu, perhatikan pula saat proses pengangkatan.

Usahakan tidak melakukan banyak gerakan pada bagian kepala hingga leher. Dimana bagian tersebut akan sangat rawan jika terjadi banyak gerakan.

5.       Pasang Sabuk Pengaman

Jangan lupa untuk memasang sabuk pengaman yang telah disediakan agar pasien semakin aman pada saat dibawa jalan. Perhatikan pula cara pembawaan pasien tersebut selama berada pada tandu. Dimana akan lebih baik jika dalam pengangkatan tersebut tidak berjalan mundur.

Apabila terpaksa untuk berbalik arah, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan berputar terlebih dahulu. Prosedur ini perlu diketahui dan dilakukan untuk menjaga keselamatan pasien.

6.       Letakkan Secara Perlahan

Jika proses evakuasi telah selesai dilakukan dan sampai pada tempat yang dituju. Maka, ada tata cara peletakkan yang harus diperhatikan. Dimana petugas yang mengangkat tersebut tidak boleh asal meletakkan. Namun usahakan proses meletakkan tersebut dilakukan secara perlahan.

Pastikan pula tidak meletakkannya dalam keadaan miring. Karena tidak semua pasien memiliki kondisi tubuh yang masih baik.

7.       Buka Kunci Tandu

Langkah terakhir setelah memastikan proses meletakkan pasien dalam keadaan aman. Maka, petugas bisa membuka kunci pada tandu tersebut. Jangan lupa untuk membuka tandu menjadi dua bagian agar proses pemindahan pasien lebih mudah dilakukan.

Berdasarkan penjelasan diatas, sangat jelas bahwa scoop stretcher adalah tandu. Dimana cara penggunaanya juga cukup mudah saat melakukan evakuasi korban. Perhatikan setiap langkah yang telah disebutkan, dan jangan lupa untuk melakukannya secara hati-hati.

Jika anda membutuhkan jasa karoseri ambulance, anda bisa menggunakan jasa dari Al Fath Ambulance. Kami sudah berpengalaman bertahun-tahun dan memiliki ekosistem bisnis yang cukup lengkap.

Leave a Reply